Jujur, aku tau note ini frontal dan akan banyak komentar negatif nantinya.. banget..
soalnya tema dari note ini adalah sindiran.. dan sifat dari note ini adalah umum, mengarah ke sosial.. haha, apaan sih!
tapi note ini murni menyindir dari segala bidang, dari berbagai macam pihak, di segala tingkat strata, di tiap golongan, dan di semua kelompok yang ada.. halah!
jadi jangan punya pikiran ini adalah masalah pribadi si empunya note, ya ada sih.. tapi nyerempet doang kok, bukan masalah pribadi.. namanya juga bersifat umum, jadi.. ya buat semuanya..
tapi percayalah..
banyak diantara kita yang pernah mengalami hal ini, hampir setiap orang di dunia ini pernah mengalaminya..
anggaplah seseorang di note ini adalah diri kalian masing-masing.. okay!
Persahabatan dan pertemanan adalah 2 hal yang terdengar sama tapi mempunyai arti yang berbeda, kita bisa menjadi teman, tapi kita tidak bisa menjadi sahabat, kita mungkin mempunyai banyak teman, beratus-ratus bahkan beribu-ribu, namun untuk sahabat? bisa terhitung oleh jari tangan dan jari kaki kita.. ya, hanya sebagian saja.. tapi, kita seharusnya tidak membeda-bedakan nya walaupun kita tau letak perbedaan hal itu, kita pasti mencoba untuk menjalani semua hal itu selayaknya tidak terjadi apa-apa, tapi ternyata.. ada jarak yang jauh yang terbentang dan terdapat lubang besar yang menganga di dalam hati kita.. hayoloh..
Apakah kita harus menjadi konyol, alay, bodoh, dungu, lola, memalukan diri sendiri, dan mempunyai ketawa yang sangat keras untuk dapat di terima baik oleh semuanya?
Apakah kita harus mempunyai cerita yang menyedihkan yang menyentuh hati banyak orang seperti sedih karena di tinggal mati oleh kekasih atau karena sedih mendapati orang tua yang akan bercerai agar semuanya mau mendengarkankita?
Apakah kita harus mempunyai penyakit yang parah yang akan merenggut nyawa kita dalam beberapa bulan atau mempunyai penyakit yang harus di selesaikan dengan cara operasi agar semuanya mau memperhatikan kita?
Apakah kita harus membuat tubuh kita ini kecil dan berpura-pura polos layaknya anak bocah agar semuanya bisa menyayangi kita?
Apakah kita harus ikut memakai kerudung agar kita bisa ikut berkumpul bersama semuanya dan membicarakan hal-hal yang menyenangkan?
Apakah kita harus fanatik dengan sesuatu dan memberitahukan nya ke seluruh dunia agar semuanya mau terus mendekati kita?
Apakah kita harus mempunyai uang yang banyak, kendaraan yang mewah, barang-barang yang berharga dan langka agar semuanya mau ada di samping kita?
Apakah kita harus pintar sepintar para ilmuwan dan secerdas para pemimpin dunia agar semuanya mau bersama dengan kita?
Apakah kita harus cantik, harus ganteng, harus putih mulus, harus gak jerawatan, harus menarik, harus langsing, harus six pack, harus tinggi, harus semampai agar semuanya mau dekat dengan kita?
Apakah kita harus tinggal bersama dengan semuanya dalam 1 rumah agar semuanya mau menerima keberadaan kita?
Apakah kita harus mempunyai pacar baru atau pacar seorang kakak senior bahkan artis agar semuanya mau mendengarkan cerita kita?
Apakah kita harus mempunyai handphone blackberry, i-phone, apple dan semacamnya yang terbaru dan terpopuler saat ini agar semuanya mau berkomunikasi dengan kita?
dan apakah kita harus mempunyai sosial media seperti facebook, twitter, bbm, video youtube, dan semacam nya agar kita bisa ikut bercerita dan tertawa bersama dengan semuanya?
Apakah semua itu harus kita lakukan? Apakah semua itu perlu kita lakukan?
aku yakin.. pasti kalian akan jawab..
Demi Allah jika aku bisa lakukan itu semua untuk kalian, aku kan lakukan!
aku akan lakukan…
tapi sayang.. kita tidak bisa kan seperti itu?
tidak bisa..
karena apa?
karena itu semua bukan diri kita,
semua itu tidak ada di dalam diri kita..
kita ya kita..
mungkin di dalam diri kalian, kalian akan bilang..
aku tidak mau menjadi orang lain hanya untuk bisa berteman dengan kalian..
aku tidak mau menjadi orang lain hanya untuk bisa dekat dengan kalian..
aku tidak mau menjadi orang lain hanya untuk bisa di dengar atau di perhatikan oleh kalian..
dan aku tidak mau menjadi orang lain hanya untuk… kalian…
itu hanyalah sebuah kemungkinan..
walaupun kita tau konsekuensi nya..
kita bisa di jauhi..
kita bisa di musuhi..
kita bisa di hujat..
kita bisa di fitnah..
kita bisa di pandang sinis..
dan semuanya akan menganggap kita seolah-olah tidak ada..
sebenarnya sih tidak apa-apa,
di balik perbuatan yang benar pasti akan ada halangan yang besar..
walaupun nantinya kita tau kalau jarak diantara kita dan semuanya akan semakin menjauh,
dan lubang di hati kita ini akan semakin membesar..
tidak apa-apa ya..
masih tidak apa-apa..
ilustrasi..
sebut saja dia "mawar.."
setiap hari..
mawar selalu melihat pemandangan yang sebenarnya tidak ingin dia lihat, karena apa?
karena itu sangat menyakitkan..
siapapun tidak akan mau bukan?
mawar melihat seolah-olah semuanya membuat lingkaran yang mawar tidak bisa masuk di dalamnya,
bahkan.. mawar tidak bisa menjadi bagian di dalam lingkaran tersebut..
mawar bisa mendekatinya, mawar masih bisa masuk kedalamnya,
tapi.. itu terjadi hanya sebentar saja..
cuma beberapa saat yang bahkan mawar sendiri tidak bisa menyadari bahwa dia pernah mendekati lingkaran tersebut..
saking sebentar dan sekejapnya hal itu untuk mawar..
mawar melihat dari jauh,
di lingkaran itu semuanya tertawa,
semuanya saling membagi cerita,
semuanya heboh bahkan ramai sendiri,
dan menjadi pusat perhatian orang-orang di dalam 1 ruangan itu,
semuanya sangat terlihat senang,
semuanya terus tertawa terbahak-bahak hingga mengeluarkan air mata dan perut terasa sakit,
mawar nya gimana?
mawar hanya bisa menyumbatkan telinga nya dengan headset,
dan mendengarkan lagu-lagu berirama riang untuk menyamarkan perasaan hatinya yang sedang tercambuk..
atau mawar hanya bisa ke kantin untuk makan atau sekedar ngemil demi melupakan apa yang telah dia lihat tadi,
dan mungkin mawar akan lebih memilih mengerjakan tugas yang menumpuk atau belajar untuk ujian yang akan datang dari pada dia harus memikirkan hal-hal yang membuatnya galau, gundah, gulana, dilema, resah, gelisah, risau, repot, pusing, pening, penat, muak, mual, males, sedih, duka, luka..
pokoknya semuanya deh yang gak enak..
tapi mawar tidak mungkin terus melakukan hal itu bukan?
masa iya mau terus dengerin musik di HP,
lama-kelamaan kan kuping juga bakal panas,
baterai HP juga lama-lama lemah gara-gara buat dengerin musik,
malahan nanti lama-lama bisa mati..
perut juga punya batasan nya kan?
masa iya mau terus makan sama ngemil..
lama-lama kan perut begah..
bahkan bisa-bisa muntah kalo kebanyakan..
gitu juga sama belajar,
emangnya kepala gak panas apa kalo belajar terus,
apalagi kalo belajarnya head to toe,
belum ini nya, belum itu nya..
semuanya itu adalah teman dan sahabat kita,
walaupun kita tau kalo kita tidak bisa menjadi teman ataupun sahabatnya mereka,
tapi gak apa-apa,masih gak apa-apa..
perasaan pernah memiliki itu kan lebih baik dari pada tidak sama sekali..
ya kan?
bahagia rasanya saat kalian tau bahwa kalian di butuhkan dan di anggap sangat berharga oleh orang lain,
bahagia rasanya menjadi seseorang yang terus di cari..
betul begitu?
tapi menyakitkan rasanya jika kalian mendapatkan hal itu hanya di saat-saat yang di perlukan saja..
di luar itu,
kalian tidak di anggap,
bahkan tidak di lihat sama sekali..
lagi seneng, ngumpul semuanya..
lagi sedih, sebagian..
lagi frustasi, enggak ada sama sekali..
kalo kata anak-anak remaja jaman sekarang,
ada kalo pas lagi butuh doang..
nah loh, gak enak banget kan di dengernya..
ya walaupun kebanyakan kata orang-orang sih emang begitu kenyataan nya..
ehm.. kita emang ngerasa punya teman dan sahabat,
tapi kita juga gak boleh egois,
karena kita tau,
teman dan sahabat kita juga mempunyai teman dan sahabat mereka sendiri..
bukan cuma kita..
kita kan juga punya teman dan sahabat mulai dari kita TK, SD, SMP, SMA, kuliah..
bahkan kita juga punya temen dan sahabat di luar itu,
contohnya tempat les, tempat ekskul, tempat organisasi,
dan itu semua terbagi ke dalam berbagai macam jenis pelajaran, materi dan kegiatan..
belum lagi temen di dunia maya, ada temen facebook, twitter, BB.. semuanya deh..
tapi di saat itu,
1 hal yang kita harus tau..
kita tidak seharusnya melupakan keadaan di sekitar kita,
dan harusnya kita menyadari dimana tempat kita berada..
jika di tempat kita berada tidak ada teman ataupun sahabat kita,
ya kita harus menerimanya..
kita menerima semua orang yang ada di sekitar kita saat itu sebagai teman dan sahabat kita..
tapi jika di tempat kita berada ada teman dan sahabat kita,
kita juga tidak bisa melupakan keadaan di sekitar kita,
kita harus menerima dengan baik semuanya yang ada di sekitar kita..
gak milih-milih, itu intinya..
ilustrasi...
sebut saja dia “mawar” lagi..
maaf ya yang namanya beneran mawar, kupingnya agak panas sedikit..
misal,
si mawar mana ya? mau cerita nih..
nah, kalo kejadian nya kita bikin mawar nya gak ada, gimana coba tanggapan nya?
pasti gini deh.. ya gak pasti juga sih.. kemungkinan ya begini..
kalo gak ada mawar, pasti yang nyariin jadi diem, dan dia ngerjain hal yang sebenarnya gak penting buat dia..
atau gak langsung SKSD sama orang-orang di sekitarnya dia..
dateng-dateng langsung nimbrung sama semuanya, nyambung gak nyambung bakal di sambung-sambungin,
yang penting gw ikutan.. haha,
trus kalo keadaan nya kita ubah,
ehm.. misal..
mawar nya udah dateng nih.. gimana hayo kelanjutan ceritanya?
kemungkinan nya ya begini..
pas ada mawar nya,
yang nyariin tadi langsung berhenti melakukan kegiatan yang lagi dia lakuin tadi,
langsung lanjut cerita sama mawar, beuh! langsung heboh deh ceritanya.. padahal mawar nya baru aja dateng.. ckck
mereka lanjut dengan cerita versi masing-masing..
seketika itu juga tanpa sadar dia langsung ninggalin orang-orang yang sedari tadi nemenin dia nungguin mawar..
ya secara gak langsung di ajak ngobrol cuma buat tempat tunggu..
rata-rata kan pada kaya gitu,
gak di pungkiri, aku pun begitu..
aku mengakuinya, aku gak mau munafik..
banyak sekali bahkan hampir setiap orang suka melakukan hal yang seperti itu..
kita harus menyadari dimana tempat kita berada..
kita tidak mau berkumpul hanya dengan teman dan sahabat kita saja kan?
tapi dengan yang lainnya juga, dengan yang lain yang ada di sekitar kita..
deket gak deket, ya di deket-deketin aja.. walaupun nanti di katain SKSD, bomat..
ya itu lebih baik dari pada menjauh trus di katain sombong, belagu, dan lain-lain..
ya kan?
nanti yang ada malah emosi, cemburu, dan salah paham..
kita seharusnya tidak mencari tempat yang lain jika ada teman dan sahabat kita datang,
kita tidak perlu berpindah tempat dan tetap akan ada di situ bersama dengan yang lainnya..
tidak peduli yang sedang di bicarakan adalah hal yang pribadi..
kalian cukup dengan bersuara pelan atau berbisik dalam menceritakan nya bukan?
atau gak kalo mau mengasingkan diri, izin-izin dulu gitu, pamitan bentaran sama yang lain..
jangan langsung cuss.. pergi ngilang gitu aja..
bahkan sampai tersiar kabar..
tadi anaknya ada kok di sini.. gw liat.. tapi kok sekarang gak ada ya? ilang..
nah loh, jadi anak ilang kan.. haha
kalian tidak harus mencari 1 tempat sepi dan terkesan menjauhi semuanya hanya untuk membicarakan suatu hal..
hal-hal yang kaya gitu tuh yang bikin kata kepo menjadi anyar di bicarakan..
ingin rasanya membuat jarak ini menjadi dekat dan terjangkau sekaligus membuat lubang di hati semakin hari semakin menutup..
tapi ternyata tidak bisa..
bukan nya gak bisa, tapi sepertinya agak sulit,
susah deh.. ada aja halangan nya..
emosi, cemburu, salah paham..
nah.. itu tuh..
3 unsur itu tuh yang tadi agak di singgung di atas..
walaupun bukan menjadi satu-satunya penyebab,
tapi gak tau kenapa semuanya menjadi lebih buruk kalo udah kenal sama yang namanya emosi, cemburu, sama salah paham..
untuk emosi,
kita bisa menyadari dan mengakui kesalahan kita yang tidak pintar dalam memendam emosi, sering sekali kelepasan,
apalagi jika kita pernah mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan di beberapa tahun yang lalu,
dan juga mempunyai pengalaman menyedihkan yang pernah di alami yang membuat diri ini menjadi lebih sensitif..
lebih sensian katanya..
karena emosi..
masalah yang terlihat sepele menjadi masalah yang besar..
masalah yang tadinya hanya diantara kita, menjadi masalah banyak orang..
merepotkan saja kan?
apalagi kalo yang kaya gitu-gitu tuh udah nyampe ke dunia maya..
hadeeeeh, makin panjang lebar kali tinggi aja tuh masalah..
ya gak bisa di pungkiri,
kalo udah emosi tuh bisa nyampe ke semuanya..
ada aja hasrat iseng nuangin itu semua di facebook, twitter, bahkan BB..
jika sudah seperti itu,
bukan hanya kita loh yang merasa tersakiti..
bukan hanya kita juga yang merasa tersinggung..
dan bukan hanya kita aja yang bisa marah..
“orang-orang terdekat” kita juga bisa merasakan nya..
secara kalo yang “merasa” di omongin,
otomatis bakal ikutan curhat juga di dunia maya..
alhasil jadi perang status deh, jadi perang komen, jadi perang wall.. hahaha..
itu kalo di facebook..
gak tau deh kalo di twitter, mungkin kaya artis-artis di tv kali.. ckck
eh, tapi orang terdekat itu bisa berarti banyak loh..
bisa keluarga,
dan di keluarga itu ada ayah, ibu, adik, kakak, kakek, nenek, oma, opa, tante, om,
belum lagi yang kita anggap kakak ketemu gede, adik ketemu gede,
trus yang udah di anggap kakak, udah di anggap adik..
dan masih banyak lagi keluarga yang lain nya..
trus saudara,
itu juga banyak tau..
ada sepupu, keponakan, sepupu dari ayah, sepupu dari ibu, keponakan juga banyak, keponakan perempuan dari ayah, keponakan perempuan dari ibu..
belum keponakan laki-lakinya, belum dari ibu, belum dari kakak ayah, dari kakak ibu, dari adik ayah, adik ibu..
pusing ya? haha, emang gitu nanti jadinya..
satu lagi nih, haha.. kapan kelarnya ya?
janji deh 1 lagi,
1 lagi itu adalah teman dan sahabat kita..
teman dan sahabat kan juga banyak..
ada teman dan sahabat TK, SD, SMP, SMA, kuliah, tempat les, tempat ekskul, tempat organisasi, temen facebook, temen twitter, temen BB,
belum lagi teman nya teman kita, sahabatnya sahabat kita, trus teman nya teman kita punya teman, sahabatnya sahabat kita punya sahabat..
huft.. bacanya aja udah ribet..
jangankan baca, gw yang nulis aja ribet.. ahahahha
#skip
untuk cemburu,
ehm.. ini sih bisa di alami oleh siapa aja ya, gak terbatas cuma sama yang pacaran doang..
gak cuma buat yang udah nikah atau yang udah menemukan tambatan hatinya.. halah!
tapi lebih banyak di kaitkan sama masalah cinta sih.. banget..
intinya.. saling jaga perasaan aja..
ingat pasangan dan juga gebetan masing-masing..
tapi jangan cuma ingat diri sendiri aja,
ingat juga pasangan dan gebetan punya orang lain..
salah-salah, wah.. bisa jadi masalah..
untuk salah paham..
wah ini nih paling banyak banget di favoritkan sebagai penyebab retaknya sebuah ikatan pertemanan dan persahabatan..
nama keren nya miss’ komunikasi..
ilustrasi lagi..
dan lagi-lagi.. sebut saja dia “mawar"
tapi sekarang mawar nya gak sendirian, ada "melati” yang nemenin..
taro lah kejadian nya,
si mawar bilang apa, si melati nangkep nya apa..
kadang suka gitu tuh, beda jalur nyambung nya..
tapi kalo itu mah cepet nyelesaiin nya, biasanya pake orang ketiga udah kelar..
atau gak diantara kedua belah pihak udah bisa menyadari ke'lola'an masing-masing..
jadi cepet deh kelarnya.. haha
ada kasus lagi nih,
haha, kaya analisa kasus gini sih! hem,
taro lagi deh si mawar ngomongin dan nyindir orang lain, eh si melati curiga kalo mawar itu lagi ngomongin dan nyindir dia..
gimana tuh? lebih agak sedikit ribet nih dari yang tadi,
komen ngasal nya sih gini,
si melati nya langsung judge gitu aja, gak nanya dulu sama mawar nya langsung, si melati kan jadi ngira yang macem-macem..
harusnya kan di tanya dulu ke mawar, di cari tau dulu kebenaran nya..
kan tengsin kalo tau salah..
tapi gak apa-apa sih kalo tau salahnya duluan, dari pada udah berkoar-koar dan berbacot-bacot ria eh baru tau salah..
kan lebih tengsin lagi, plus di tambah sama pajak dosa dan fitnah pula.. nah loh..
ada lagi nih,
kita coba tingkatin level kesulitan kasusnya deh,
coba kita taro lagi,
bisa aja kasusnya si mawar judge melati tukang bohong, tukang ngadu, tukang nangis, tukang caper, tukang pamer, tukang sayur, tukang ojek, dan segala macam tukang yang ada di dunia ini,
eh si melati bingung karna gak tau apa-apa kok di judge begitu sama si mawar..
gimana coba kalo kaya gitu?
hem, ya pasti bingung lah,
siapa coba yang gak bingung tau-tau di katain orang kaya gitu..
mending bener, lah kalo salah? gimana hayo?
dan masih banyak yang lain nya lagi..
intinya sih ngomongin itu semua langsung bareng-bareng aja deh..
jangan suka nebak-nebak dan coba-coba..
buat perasaan kok coba-coba..
perasaan itu kan bukan sesuatu hal yang bisa di permainkan..
perasaan itu sensitif loh,
gak cewe, gak cowo..
perasaan itu tuh hal yang penting tau..
jadi kalo ada apa-apa sama orang lain,
pikirin juga lah perasaan orang lain itu juga,
jangan cuma mikirin perasaan diri sendiri doang,
apalagi yang kaya gw bilang tadi..
bisa nyangkut ke semuanya loh..
bisa ke keluarga, temen, saudara,
dan itu banyak loh,
kalo di keluarga ada ayah, ibu, adik, kakak...
dan..
teeeeeeeeetttt!! stop!! hentikan!!
biarpun bisa di copas,
tapi gw gak mau nyinggung yang itu lagi,
lo semua juga pasti capek dan males kan bacanya?
sama, gw juga.. haha,
#skip
kalo sampai ada yang namanya salah paham,
berarti ada yang belum lurus tuh masalahnya,
masih bengok kemana-mana..
nah..
jadi berpikirlah panjang dengan memikirkan semua hal itu,
jangan berpikir pendek dengan mempunyai pikiran bahwa hal ini hanya akan berdampak pada diri kalian saja..
lihatlah semuanya.. banyak kan?
rumus panjang kali lebar kali tinggi aja kalah..
di baca aja udah pusing, gimana coba kalo ngalamin..
jangan deh, malesin juga kan..
disini kita tidak mau bilang dan langsung menyalahkan semuanya juga kan?
karena disini kita pun juga tidak benar, kita pun juga salah..
dan harusnya kita mengakui hal itu..
tapi ingat, jangan ikut membawa serta orang-orang terdekat..
bahkan jangan sampe deh menyentuh keberadaan mereka sama sekali..
bakalan panjang, beneran.. gak bakal kelar-kelar..
dan masalah yang seharusnya menjadi masalah pribadi, berubah menjadi masalah umum ketika itu semua sampai di dunia maya..
kan gak enak di depan biasa aja, tapi di facebook, twitter, BB malah main sindir-sindiran.. ya kan?
ya walaupun kita juga sering sih ngelakuin hal yang kaya gitu, jangan munafik..
semua orang pasti pernah kaya gitu..
ya walaupun gak nyebutin yang di sindir siapa.. haha,
ya gila aja kalo nyebutin yang di sindir siapa, emang mau ngajak perang? ckck
bilang gak ada masalah tapi di dunia maya berkoar-koar..
padahal belum tentu yang di omongin itu bener, dan belum tentu yang di omongin itu yang kalian pikirin..
terkadang udah kepedean aja ngira itu status buat kita, ujung-ujungnya kan jadi salah paham..
terkadang juga dengan pede nya komen status trus nanya “bener gak itu buat gue?”
saking pedenya coba sampe kaya gitu..
atau gak bikin status yang bahasanya baku dan umum tapi sebenarnya makna nya nyindir..
biasanya yang ini nih yang paling banyak di alamin..
ya setidaknya buktikanlah dulu kebenaran nya, tanya langsung!
baru kalian bisa leluasa berbicara..
kalau belum melakukan hal itu,
jangan coba-coba bikin keputusan sendiri,
soalnya hati-hati,
bisa jadi fitnah nantinya kalo gak bener..
sengaja tulisan nya di tebelin, di fokusin, bahkan di garis bawahin karna itu emang yang paling sering di alamin..
terus bersikap seperti itu karena semuanya tidak mau mengakuinya bukan?
baiklah.. baik..
aku tidak akan memperdulikan hal itu..
tidak perlu kalian melakukan hal yang tidak perlu kalian lakukan..
akan ada saat dimana kalian akan tersadar, hanya waktu yang bisa menjawabnya..
tapi 1 hal yang kita semua harus lakukan..
tidak boleh ada yang di sembunyikan,
dan semua yang di perlihatkan pada semuanya itu adalah jujur benar adanya..
mau percaya atau tidak, itu urusan masing-masing..
karena kita tidak mungkin melakukan hal di luar yang tidak bisa kita lakukan..
karena kita tidak mungkin melakukan hal yang tidak perlu kita lakukan..
dan kita tidak mungkin bersikap tidak wajar seperti yang semuanya pikirkan..
kenapa ya semua ini muncul ke permukaan di saat ada masalah yang kaya gini, di saat ada perdebatan yang kaya gini,
di saat yang seperti ini kalian baru bisa melihat, baru bisa mencari perhatian, baru bisa penasaran, kemarin-kemarin kalian kemana aja?
di saat yang seperti ini kalian baru mempermasalahkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu di permasalahkan, kemarin-kemarin kalian kemana aja?
di saat yang seperti ini kalian baru sibuk mencari tau sesuatu yang sebenarnya tidak perlu, kemarin-kemarin kalian kemana aja?
kenapa semua itu kalian lakukan di saat-saat yang seperti ini?
mau mencari perhatian? mau mencari pertolongan? mau membuktikan kalian yang benar? mau memperlihatkan bahwa kalian yang berkuasa?
tidak perlu!
jika kalian ingin seperti itu, silahkan..
ambilah itu semua dari yang bersangkutan, tapi jangan dari orang-orang terdekatnya..
mereka tidak tau apa-apa, mereka tidak terlibat, dan mereka tidak melakukan hal yang salah..
jadi jangan libatkan mereka dengan membuat masalah pribadi kalian menjadi masalah umum..
malu tau kalo masalah pribadi di umbar-umbar, nanti jadi aib..
ya walaupun gak bisa juga sih di bilang begitu..
mau bermasalah? dengan yang bersangkutan aja,
dengan nya aja belum selesai, tidak usah lah mencari-cari yang lain..
bagaimana pun juga kita pernah punya saat-saat yang berharga..
bagaimana pun juga kita pernah punya saat-saat yang menyenangkan..
bagaimana pun juga kita pernah punya saat-saat bersama..
kalian lupakan itu semua dan menggantinya dengan masalah yang seperti ini?
aaduuh.. sungguh tidak sebanding bukan???
untuk apa mencari-cari kesedihan padahal kalian sudah mendapatkan kebahagiaan sebelumnya..
untuk apa mencari-cari kesalahan padahal kalian sudah mendapatkan kebenaran sebelumnya..
untuk apa mencari-cari keburukan padahal kalian sudah mendapatkan kebaikan sebelumnya..
aku minta maaf untuk semuanya..
tidak peduli bagaimana sikap dan sifat kalian nanti..
terutama setelah membaca note ini, huhuhu..
kurasa sudah cukup aku diam, dan menunda-nunda nya..
sudah saatnya aku bertindak.. halah! hahaha..
kalian mau menjauh? silahkan..
tapi aku tidak akan menjauh..
kalian mau membuat ribut? silahkan..
tapi aku tidak akan membuat ribut..
kalian mau berkoar-koar dan berbacot-bacot ria di depan atau pun di belakangku?
silahkan.. tapi aku tidak akan seperti itu..
karena aku bukanlah kalian, dan aku tidak mau menjadi seperti kalian..
aku adalah aku..
terima atau tidak, inilah aku..
dan aku tidak mau menjadi orang lain untuk kalian..
terimalah aku apa adanya..
terima kekurangan dan kelebihanku..
perbedaan itulah yang membuat semuanya menjadi lebih menarik..
jika kalian melakukan hal itu, mana mungkin aku tidak melakukan hal yang sama?
samaan lah kita, timbal balik..
hem, tidak aku sangka aku harus melakukan hal yang serumit ini hanya demi sebuah kepercayaan dari seorang teman dan sahabat yang seharusnya dengan mudah aku dapatkan..
teman ataupun sahabat akan selalu percaya bukan?
teman ataupun sahabat akan selalu mempunyai pikiran yang baik bukan?
teman ataupun sahabat akan selalu ada bukan?
dan teman ataupun sahabat akan selalu menjaga bukan?
jika aku tidak mendapatkan semua hal itu di dalam diri kalian, berarti..
aku tidak bisa menjadi teman ataupun sahabat kalian bukan?
apakah seperti itu?
coba kau tanyakan hal yang sama padaku..
aku juga akan menjawab hal yang sama, tapi yang membedakan adalah..
aku akan mencoba untuk menerima kalian sebagai teman ataupun sahabatku..
aku akan mencoba mau sampai kapan pun hal itu dapat bertahan..
bisa atau tidak bisa, aku akan mencoba menerima..
demi mendapatkan teman ataupun sahabat, aku akan menunggu sampai kapanpun..
sampai waktu yang kalian sendiri pun tidak pernah tau..
demi mendapatkan teman ataupun sahabat, aku akan lakukan apapun..
biarpun nanti hal itu harus di tukar dengan konsekuensi nya..
aku tidak peduli..
demi mendapatkan teman ataupun sahabat aku akan lakukan..
karena jika aku sudah mendapatkan nya..
semuanya akan dapat berjalan dengan mudah, karena kita bersama..
dan aku tidak akan merasakan jarak yang jauh dan lubang yang besar di hati ini..
tidak akan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar