Seperti rasanya baru kemarin kita bertemu
Seperti rasanya baru beberapa jam yang lalu kita
berkenalan
Dan seperti rasanya baru tadi kita mempunyai satu
janji untuk bersama
Semua itu seperti terulang, seperti baru terjadi
beberapa saat yang lalu
Entah mengapa sesuatu yang telah kita dapatkan akan
kembali teringat ketika kita telah melepaskannya..
Aku sudah bisa mencoba menebak dan menelaah kemanakah
arah hubungan ini
Mengapa tidak pernah bisa untuk baik..
Dan mengapa selalu saja tidak bisa baik..
Mungkin aku egois, mungkin aku terlalu banyak
merajuk, mungkin aku seperti anak kecil
Atau mungkin aku tidak bisa mengimbangi sifatmu yang
dewasa
Ya, mungkin karena dirimu merupakan sosok yang
sempurna untukku
Walaupun sedemikian sempurnanya dirimu bagiku,
Tapi kau tetap tidak bisa mencegahku untuk pergi
bukan?
Bahkan, untuk menahanku saja tidak
Hanya satu yang pasti dan yang aku tahu..
Aku menyayangimu dan akan selalu mencoba untuk
mempertahankanmu..
Tapi apalah arti aku mempertahankan jikalau kamu
inginnya terlepas
Bagaikan petir di siang bolong,
Kita telah putuskan status hubungan ini
Yang entah apa artinya untukmu status itu
Yang jelas, hal itu sangat berarti untukku dan
keluargaku..
Aku tidak akan menyalahkanmu ataupun menyesali diri
ini
Karna semua hal ini,
Di luar kuasaku..
Seperti hilang arah aku sekarang ini
Seperti menaiki kendaraan, tidak tau mau kemana
Seperti menapak, tapi tidak ada yang mengalasinya
Seperti ingin jatuh, tapi tidak tau jatuhnya kapan
Dan seperti menangis, tidak tau apa yang di tangisi
Sepertinya diri ini telah merasa kehilanganmu..
Pergilah.. aku sudah melepaskanmu
Jalanilah hari-harimu, pergilah bersamanya disana
Pergilah bersamanya yang mempunyai segalanya
Biarkanlah aku disini sendiri, menyendiri..
Aku tidak apa-apa.. Aku akan baik-baik saja..
Diri ini, hati ini, raga ini..
Hanya belum terbiasa tanpa dirimu..
Hanya belum terbiasa tanpa kabarmu..
Dan hanya belum terbiasa menerima sakit dari
dirimu..
Tidak usah kau tanyakan kabar keluargaku
Aku yakin mereka juga pasti baik-baik saja..
Hanya tinggalah aku yang sedari tadi tersesat entah
harus mengatakan apa pada mereka..
Apa alasannya dan mengapa calon menantu kesayangan
mereka bisa pergi
Jangan khawatir, hal itu tidak akan menimpa dirimu
Karna keluargamu, orang-orangmu, melihat bayanganku
saja tidak pernah bukan?
Ya, kamu aman..
Kamu bisa jalani kembali scenario sandiwara
panggungmu..
Yang tentu saja bukan aku pemeran utama wanitanya..
Lain hal dengan skenario aku dan keluargaku
Hei, ada kamu di dalamnya..
Kamulah pemeran utama laki-lakinya
Aku yakin kamu pasti sudah sangat tau
Ayah dan bundaku membanggakanmu, mereka mempercayaimu..
Mereka mempercayakan anak perempuan mereka
satu-satunya untukmu
Yang kini tidak akan menjadi bebanmu lagi,
tenanglah..
Ayo.. beritahukan seluruh dunia bahwa kini kau tak
bersamaku lagi
Hingga tidak perlulah kamu bermain kucing-kucingan
dengan mereka
Aku tidak ingin kamu berbohong dan mengarang semua
realia yang ada
Jujurlah, kamu harus jujur!
Karena aku telah melepaskanmu untuk mereka..
Jika aku pantas kamu pertahankan, aku akan bertahan
semampuku
Tapi, jika kamu ingin aku terlepas, kamu tidak perlu
susah-susah,
Aku akan terlepas dengan sendirinya..
Karna dari awal aku sudah menelaah, sudah menemukan
inti
Jikalau kamu tidak membuka realita ke orang-orangmu,
kita tidak akan bertahan lama..
Kalaupun kita bertahan, hanyalah aku seorang diri
yang menahannya
Tapi, maaf..
Aku sendirian, dan aku lemah..
Tidak ada yang mau membantuku
Aku hanya bisa bertahan sampai sini saja..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar